Glossary


Air bekas : Air bekas cuci baju, air bekas mandi, air bekas dapur (memasak, mencuci piring, dll).
Air isi ulang : Air dalam kemasan berupa galon air yang diisi di depot-depot air minum isi ulang.
Air kemasan bermerek : Air dalam kemasan baik berupa gelas, botol, maupun galon air yang diproduksi secara masal oleh pabrikan dengan merek yang dikenal luas oleh masyarakat baik secara lokal maupun nasional.
Alamat responden : Alamat rumah yang sekarang ditempati oleh responden dan harus berlokasi di wilayah yang dijadikan area survey.
AMPL : Air Minum dan Penyehatan Lingkungan
Bangunan drainase : Bangunan saluran yang terbuat dari pasangan batu pecah/ tembok atau galian tanah yang dengan dimensi dan bentuk tertentu untuk menyalurkan air hujan yang turun di lingkungan permukiman responden.
Buku kuesioner : Satu set buku kuesioner akan berisi data dari 10 Rumah Tangga. Setiap set buku kuesioner adalah satu kesatuan yang tidak boleh dipisah-pisahkan halamannya. Hal ini untuk menjamin keutuhan data dari Rumah Tangga yang diisikan dalam set buku kuesioner tersebut
Cara mengelola sampah di rumah tangga : Mengelola sampah adalah cara rumah tangga mengumpulkan, memusnahkan dan membuang sampah yang timbul di rumahnya. Cara mengelola sampah lainnya misalnya dengan menerapkan 3 R yaitu dikurangi sampah dari sumbernya (reduce), memakai kembali (reuse), dan mendaur-ulang sampah (recycle), atau menjadi nasabah Bank Sampah.
Jarak pulang pergi dari rumah ke sumber air : Jarak tempuh dari rumah ke sumber air minum pulang pergi dalam satuan meter. Catatan: jarak tempuh yang masih dianggap sebagai akses adalah bila ≤ 1 km (pulang pergi).
Jarak terhadap fasilitas pembuangan air kotor : Jarak sumber air tanah (mata air, sumur gali, sumur bor, sumur pompa tangan) terhadap fasilitas pembuangan air kotor (cubluk atau bidang resapan tangki septik) dan sumber pencemar lainnya. Jarak aman adalah lebih dari 10 m.
Jenis jamban : Leher Angsa; jamban ini perlu air untuk menggelontor kotoran. Air yang terdapat pada leher angsa adalah untuk menghindarkan bau dan mencegah masuknya lalat dan kecoa. Cemplungan; jamban ini tidak memerlukan air untuk menggelontor kotoran. Untuk mengurangi bau serta agar lalat dan kecoa tidak masuk, lubang jamban perlu ditutup. Plengsengan; jamban ini perlu air untuk menggelontor kotoran. Lubang jamban perlu juga ditutup.
Jumlah anggota keluarga : Anggota keluarga adalah orang yang menjadi tanggungan keluarga tersebut (makan dari satu dapur). Kepala Rumah Tangga dihitung sebagai bagian dari anggota keluarga. Jika ada pembantu RT yang tinggal satu atap dan satu dapur yang sama tetap dimasukkan.
Jumlah kepala keluarga (KK) : KK adalah keluarga (dalam 1 ikatan pernikahan) yang ikut menempati dan beraktivitas sehari-hari di satu Rumah Tangga (seperti mempergunakan fasilitas dan makan dalam satu dapur).
Jumlah pendapatan : Pendapatan Keluarga merupakan pendapatan total dari seluruh anggota keluarga. Tetapi bila responden sulit untuk memperkirakan maka cukup menuliskan jumlah pendapatan dari Kepala Rumah Tangga/Keluarga.
Luas tanah : Luas tanah TERMASUK bangunan rumah dan halaman pekarangan, contoh 300 m2.
Luas rumah : Luas bangunan rumah TIDAK TERMASUK halaman pekarangan, contoh 36 m2.
Kepemilikan jamban : Milik sendiri; apabila fasilitas hanya dipergunakan oleh satu rumah tangga saja. Bersama; apabila fasilitas dipergunakan oleh lebih dari satu sampai tiga rumah tangga. Umum; apabila fasilitas dipergunakan oleh lebih dari tiga rumah tangga.
Kepemilikan sarana air minum: : Milik sendiri; apabila fasilitas hanya dipergunakan oleh satu rumah tangga saja. Bersama; apabila fasilitas dipergunakan oleh lebih dari satu sampai tiga rumah tangga. Komunal; apabila fasilitas dipergunakan oleh lebih dari tiga rumah tangga.
Mata air yang tidak terlindungi : Mata air yang tidak dilengkapi dengan bangunan pelindung. Misalnya dengan cara menampung langsung dari keluarnya air atau hanya dengan pancuran bambu/kayu.
Nama kepala rumah tangga (KRT) : Nama penanggung jawab terhadap aktivas keluarga tersebut sehari-hari.
Nama responden : Nama orang yang paling aktif pada saat wawancara atau orang yang paling mengetahui kondisi rumah tangga yang dikunjungi oleh enumerator.
Nomor ID : Nomor urut mulai dari 1 untuk tiap buku kuesioner. Perhatikan bahwa tiap buku kuesioner selalu mulai dengan nomor urut 1, tidak merupakan kelanjutan buku kuesioner sebelumnya.
Pemilahan sampah : Pemilahan sampah adalah memilah sampah antara sampah organik dan anorganik atau antara sampah basah dengan sampah kering untuk keperluan 3R (reduce, reuse, recycle).
Penampungan air hujan (PAH) : Penampung air hujan (PAH) adalah tempat penampungan air hujan yang akan digunakansebagai sumber air bersih dengan menggunakan bahan fiber glass atau pasangan batu bata sebagai cetakan pembuatan bangunan penampung air hujan.
Penyakit yang sering diderita : Penyakit yang sering diderita oleh anggota keluarga selama 2 bulan terakhir adalah penyakit yang berhubungan dengan kondisi air minum dan sanitasi, misalnya diare, tifus, disentri, penyakit kulit, dsb.
Perpipaan : Perpipaan (Leding) adalah air minum yang diperoleh dari sistem perpipaan yang dikelola oleh PAM, PDAM, BPAM, maupun instansi swasta lainnya atau dari hidran umum atau truk tanki air. Disebut juga perpipaan perkotaan. Perpipaan (Leding) non PDAM adalah air minum yang diperoleh dari sistem perpipaan yang dikelola oleh masyarakat (bukan PAM, PDAM, BPAM, maupun instansi swasta lainnya) Disebut juga perpipaan perdesaan.
Pokja : Kelompok Kerja
Program pembangunan yang pernah diterima oleh rumah tangga : Program pembangunan yang pernah diterima oleh RT adalah program pembangunan terkait air minum dan sanitasi, yang secara langsung diterima oleh rumah tangga yang bersangkutan baik yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun bantuan donor. Contoh: sambungan rumah perpipaan air minum, sambungan rumah perpipaan air limbah komunal, pengadaan tong sampah di RT, pembuatan biopori di halaman rumah, dsb.
Rumah tangga biasa (ordinary household) : Seorang atau sekelompok orang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan fisik/sensus, dan biasanya tinggal bersama dan makan dari satu dapur. Yang dimaksud dengan makan dari satu dapur adalah mengurus kebutuhan sehari-hari bersama menjadi satu.
Rumah tangga khusus (special household) : Orang-orang yang tinggal di asrama, tangsi, panti asuhan, lembaga pemasyarakatan, atau rumah tahanan yang pengurusan kebutuhan sehari-harinya dikelola oleh suatu yayasan atau lembaga serta sekelompok orang yang mondok dengan makan (indekos) dan berjumlah 10 orang atau lebih.
Sumber air permukaan : Sungai, aluran irigasi, danau, empang, kolam, kolong, embung, check dam.
Sumur gali yang tidak terlindungi   Tidak ada emplasemen/ pelataran sekitar bibir sumur tidak disemen/diberi pasangan yang kedap resapan.
Tempat pembuangan air bekas : SPAL RT adalah sistem pengolahan air limbah sederhana skala rumah tangga yang menyalurkan air bekas (grey water) dari kamar mandi, tempat cuci pakaian dan dapur sebelum dibuang ke badan air penerima. Drainase adalah saluran air hujan baik berupa saluran tertutup maupun saluran terbuka. Lainnya adalah jika air bekas dialirkan ke sungai, lahan terbuka atau pun tempat lain yang berpotensi mencemari lingkungan.
Tempat pembuangan air kotor (tinja) : Tangki septik adalah salah satu cara pengolahan air limbah domestik yang menggunakan proses pengolahan secara anaerobik. Proses ini dapat memisahkan padatan dan cairan di dalam air limbah. Cubluk/lubang adalah lubang/sumuran yang dibuat dengan menggali tanah dengan dinding yang merembes air. SPAL Komunal adalah sistem pengelolaan air limbah baik yang berupa Tangki Septik Komunal maupun sistem pengolahan air limbah RT yang meliputi sambungan rumah, perpipaan air limbah (shallow sewer atau small bore sewer) dan instalasi pengolahan air limbah skala komunal. IPAL skala kota adalah salah satu bagian dari mata rantai sistem riolling kota (sewerage system) yang berfungsi untuk mengolah limbah rumah tangga perkotaan sehingga memenuhi baku mutu untuk dibuang ke badan air penerima.
Waktu mengambil air pulang pergi dari rumah ke sumber air : Waktu adalah waktu yang diperlukan responden dari rumah ke sumber air minum untuk mengambil air pulang pergi dalam satuan jam. Catatan: waktu tempuh yang masih dianggap sebagai akses adalah bila ≤ 30 menit (pulang pergi).


  • Contoh kuesioner survey data air minum dan sanitasi berbasis rumah tangga
  • Kebutuhan informasi: